Kisah Raja William III

64 / 100

Raja William III lahir di Brussels sebagai putra William II dan Ratu Anna Paulowna, William III menikah dengan sepupu pertamanya, yaitu Putri Sophie (Putri William I dari Wuttemberg dan Grand Duchess Carherine Pavlovna Rusia) di stuttgart pada 18 Juni 1839. Pernikahan William III dengan Sophie tidak bahagia dan ditandai dengan pergemulan anak-anak mereka.

Putri Sophie adalah seorang intelektual liberal, membenci segala sesuatu yang condong ke arah kediktatoran, seperti seorang tentara. Sedangkan Raja William III lebih sederhana, lebih konservatif dan mencintai militer. William III memiliki tiga putra dari pernikahannya dengan Ratu Sophie. Namun ketiga meninggal secara berturut-turut. Sebelum Raja William memberikan legitimasi musim semi kepada mereka bertiga.

Emma lahir sebagai Adelheid Emma Wilhelmina Theresia pada tanggal 2 Agustus 1858 di Kastil arolsen di Arolsen, Ibu Kota Kerajaan kecil Jerman Waldeck dan Pyrmont. Emma menikah dengan Raja William III, di Arolsen pada tanggal 7 januari 1879, dua tahun setelah kematian istri pertamanya, Putri Sophie dari Wuttemberg (pada saat Raja William III menikah, ia berumur 62 tahun, dan Putri Emma berusia 21 tahun)

Dengan Raja William, Putri Emma memiliki anak tunggal, yaitu Putri Wilhelmina pada 31 Agustus 1880 (yang akan menjadi Calon Ratu di masa depan). Ketika Raja William III meninggal pada 23 september 1890, Putri Emma menjadi wali untuk putrinya yang masih di bawah umur. Putri Wilhelmina menjadi satu-satunya anak mendiang raja yang masih hidup. Sehingga Putri Emma akan tetap menjadi Wali Ratu sampai Putri Wilhelmina berulang tahun yan kedelapan belas pada tanggal 31 Agustus 1898.

Ibu Suri Emma meninggal Den Haag pada 20 Maret 1934 karena penyakit komplikasi dari bronchitis pada usia 75 tahun dan di makamkan di Delift.

-

King William III of the Netherlands

-

Sophia Frederika Mathilde

-

Adelheid Emma Wilhelmina Theresia

-

Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau

Willem III atau Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk adalah putra Willem II yang dinobatkan sebagai raja Belanda ketiga pada 17 Maret 1849. Hingga saat ini, ia menjadi satu-satunya penguasa Kerajaan Belanda yang memerintah hingga akhir hayatnya pada 1890. Sebab, para raja ataupun ratu Belanda umumnya memilih mengundurkan diri dan menyerahkan menyerahkan takhta kepada anaknya. Willem III meninggal pada 23 November 1890 dan mewariskan tahta kepada putrinya, Wilhelmina, yang ketika itu baru berumur 10 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu