Prangko Pertama Di Indonesia

-

Prangko Pertama di Indonesia

Yang kita tahu bahwa prangko pertama yaitu prangko yang di terbitkan oleh Inggris yaitu Penny black. Jauh sebelum Indonesia merdeka, prangko sebagai bukti pembayaran untuk pengiriman surat sudah ada di bumi nusantara.

Tercatat, prangko pertama di Indonesia terbit pada 1 April 1864. Saat itu, Indonesia masih berada di bawah jajahan pemerintah Hindia Belanda.

Lalu lintas surat antara Negeri Belanda dengan negara jajahannya, termasuk Indonesia, kala itu cukup intens. Pemerintah Hindia Belanda pun menerbitkan prangko sebagai bukti alat bayar yang sah pengiriman surat. Prangko pertama tersebut berwarna merah anggur yang memuat gambar Raja Willem III dari Belanda dalam bingkai berbentuk persegi.

Pada bagian atas perangko terdapat tulisan “10 cent” dan pada bagian bawahnya memuat tulisan “postzegel”. Pada bagian kiri memuat tulisan “Nederl”, serta pada bagian kanan memuat tulisan “Indie”.

Berikut beberapa contoh perangko-perangko Raja William III tahun 1868 :

-
-

Siapa Raja William III itu?

Raja William III (Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk) lahir di Brussel 19 februari 1817, adalah raja belanda dari tahun 1849. menikah dengan Ratu Shopie, dari pernikahannya telah lahir tiga putra. Ratu Sophie meninggal pada tahun 1870, putra tertua meninggal pada tahun 1878. Raja William III menikahi Emma dari waldeck dan Pyrmont dan memiliki seorang putri Wilhelmina lahir pada 31 Agustus 1880.

Pada tahun 1884 ketika Putri Wilhelmina yang berusia 4 tahun, anak kedua dan ketiga Raja William III telah meninggal. Sehingga Putri Wilhelmina menjadi satu-satunya penerus raja Belanda (Raja William). Raja William III meninggal pada tanggal 23 november 1890. Karena Wilhelmina belum dewasa, ratu Emma menjadi wali untuk putrinya. Dia akan tetap menjadi bupati sampai Putri Wilhelmina berusia 18 tahun pada tahun 1898.

6 Hal Penting Seputar Prangko Pertama Indonesia

Alasan William III Jadi Gambar Prangko Pertama

Pada tahun 1860-an, lalu lintas surat antara Belanda dan negara jajahan utamanya, yakni Ned Indie (Indonesia) sangat banyak. Sehingga Belanda memutuskan menerbitkan prangko pertama Indonesia dan dipilihlah sosok Raja Belanda kala itu, yakni William III sebagai gambar di prangko.

Tulisan di Prangko Pertama

Pada tahun 1860-an, lalu lintas surat antara Belanda dan negara jajahan utamanya, yakni Ned Indie (Indonesia) sangat banyak. Sehingga Belanda memutuskan menerbitkan prangko pertama Indonesia dan dipilihlah sosok Raja Belanda kala itu, yakni William III sebagai gambar di prangko.

Perancang Prangko Pertama

Ilustrasi prangko pertama bergambar ‘Raja William III’ dirancang oleh T.W Kaisar. Perancang prangko pertama Indonesia ini berasal dari Amsterdam.

Jumlah Cetak, Bentuk dan Warna Prangko Pertama

Perangko pertama Indonesia dicetak tidak berforasi atau tanpa gigi dan dicetak sebanyak 2.000.000 di Belanda atau kala itu sebut Utrecht. Perangko pada zaman Hindia Belanda ini berwarna merah anggur dan memuat gambar Raja Willem III dari Belanda dalam bingkai berbentuk persegi

Prangko Pertama, Prangko yang Langka

Saat ini, keberadaan prangko Ned Indie cukup langka dan diburu para filatelis alias kolektor prangko. Nilainya juga semakin tinggi, apalagi jika kondisinya memiliki cap, harganya bisa mencapai Rp 2 miliar loh! Wah, kamu punya prangko langka ini enggak?

Leave a Reply

Main Menu